Universitas Gunadarma

Universitas yang berbasis ilmu komputer dan teknologi informasi.

BAAK Gunadarma

Biro administrasi akademik dan kemahasiswaan di Universitas Gunadarma.

Wata Warga Universitas Gunadarma

Warta Warga adalah “UG Student Journalism” merupakan media publikasi berupa tulisan-tulisan dari mahasiswa UG yang dapat diunggah (upload) dari account UG Studentsite.

UGpedia

UGPEDIA merupakan suatu wadah sumbangsih bagi civitas akademika khususnya dan bagi masyarakat umumnya, disini anda dapat mencari dan memberi arah informasi yang berkaitan dengan Universitas Gunadarma, mulai dari pendaftaran, perkuliahan, alumni, prosedur-prosedur, fasilitas serta hal-hal yang berhubungan dengan istilah yang sering ditemui di lingkup pendidikan universitas.

Library Gunadarma

Perpustakaan Online Gundarma.

Pages

Saturday, December 20, 2014

Organisasi Niaga : Commanditaire Vennootschap (CV)

Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Contoh CV. Pancasakti Putra Kencana

CV. PANCASAKTI PUTRA KENCANA adalah Perusahaan Importir, Distributor, Supplier dan Stokist Bahan Kimia. Kami jual Kimia industri, Jual Kimia Makanan, Jual Kimia Solvent, Jual Kimia Polyurethane dan Jual Kimia Analysis yang dapat memenuhi kebutuhan Bahan Baku dan Laboratorium dari Produk Anda.

OUR VISION :
To become 1 of the 10 biggest multinational chemical trading company in Indonesia

OUR MISION :
To be become chemical trading company that orientated to excellent service to the customer and become mutual partner to the customer
To become chemical trading company that give big contribution to the stake holder(employer and employee), local community and government of Indonesia.


Sumber :
http://www.pancasakti.co.id/en/company-profile-about-us.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Persekutuan_komanditer

Organisasi Niaga : Perseroan Terbatas (PT)

            Perseroan terbatas (PT) (bahasa Belanda: Naamloze Vennootschap) adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.

Contoh PT SEMEN PADANG,

Sejarah Singkat


            PT Semen Padang (Perusahaan) didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM) yang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia. Kemudian pada tanggal 5 Juli 1958 Perusahaan dinasionalisasi oleh Pemerintah Republik Indonesia dari Pemerintah Belanda. Selama periode ini, Perusahaan mengalami proses kebangkitan kembali melalui rehabilitasi dan pengembangan kapasitas pabrik Indarung I menjadi 330.000 ton/ tahun. Selanjutnya pabrik melakukan transformasi pengembangan kapasitas pabrik dari teknologi proses basah menjadi proses kering dengan dibangunnya pabrik Indarung II, III, dan IV.
            Pada tahun 1995, Pemerintah mengalihkan kepemilikan sahamnya di PT Semen Padang ke PT Semen Gresik (Persero)Tbk bersamaan dengan pengembangan pabrik Indarung V. Pada saat ini, pemegang saham Perusahaan adalah PT Semen Gresik (Persero)Tbk dengan kepemilikan saham sebesar 99,99% dan Koperasi Keluarga Besar Semen Padang dengan saham sebesar 0,01 %. PT Semen Gresik (Persero) Tbk sendiri sahamnya dimiliki mayoritas oleh Pemerintah Republik Indonesia sebesar 51,01%. Pemegang saham lainnya sebesar 48,09% dimiliki publik. PT Semen Gresik (Persero) Tbk. merupakan perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia.
            Sejak 7 Januari 2013, PT Semen Gresik (Persero) Tbk berubah nama menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk  sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada 20 Desember 2012.

VISI :
           
"Menjadi perusahaan persemenan yang andal, unggul dan berwawasan lingkungan di Indonesia bagian barat dan Asia Tenggara.".

MISI :
·         Memproduksi dan memperdagangkan semen serta produk tekait lainnya yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan.
·         Mengembangkan SDM yang kompeten, profesional dan berintegritas tinggi.
·         Meningkatkan kemampuan rekayasa dan engineering untuk mengembangkan industri semen nasional.
·         Memberdayakan, mengembangkan dan mensinergikan sumber daya perusahaan yang berwawasan dan lingkungan.
·         Meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan dan memberikan yang terbaik kepada stakeholder.

Sumber :

http://www.semenpadang.co.id/index.php?mod=profil&id=2
http://id.wikipedia.org/wiki/Perseroan_terbatas

Saturday, November 1, 2014

Artikel Tentang "Ketika anggota TNI dan polisi jual amunisi ke pendukung OPM"


“Merdeka.com - Wajah jenderal berbintang dua itu agak memerah pertanda marah. Namun dia berupaya sabar ketika berbincang-bincang dengan wartawan di Jayapura, Provinsi Papua, terkait anggota TNI yang terindikasi kuat sebagai pedagang amunisi.

"Saya sudah perintahkan untuk mengusut sejauh mana keterlibatan ketiga anggota TNI dalam penjualan amunisi itu," kata Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan seperti dikutip dari Antara, Rabu (29/10).

Amunisi atau bahan pengisi senjata api seperti mesiu, peluru, atau bahan peledak yang ditembakkan kepada musuh seperti bom, granat, dan roket. Namun, amunisi yang dijual anggota TNI itu baru terdeteksi berupa peluru, dan pihak yang membeli peluru tersebut merupakan gerakan sipil bersenjata (GSB) versi TNI, atau kelompok kriminal bersenjata (KKB)/kelompok sipil bersenjata (KSB) versi Polri.

Bukan rahasia lagi kalau GSP/KKB/KSB itu merupakan bagian dari komunitas pendukung Operasi Papua Merdeka (OPM). Bahkan, ada pihak yang menyebut kelompok itu sebagai Tentara Pembebasan Nasional (TPN).

Sejauh ini, Pangdam Cenderawasih itu baru membenarkan tiga orang anggota TNI yang menjual amunisi kepada kelompok pendukung OPM itu, meski beredar isu masih banyak anggota yang tidak bertanggung jawab itu. Dua dari tiga TNI itu masih dinas aktif, dan seorang telah memasuki usia pensiun, meskipun ketiganya masih bermukim di asrama Kodim Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Kapolda ini pun tidak menampik kemungkinan anggota polisi lainnya juga terlibat dalam kasus penjualan amunisi ke kelompok sipil bersenjata itu.

Untuk mengetahui, keterlibatan polisi lainnya, penyidik Polda Papua intensif melakukan pemeriksaan terhadap lima orang yang terindikasi kuat sebagai bagian dari kelompok kriminal bersenjata di pegunungan tengah Papua.

Kelima anggota kelompok bersenjata itu yakni Pinus Wonda alias Rambo Wonda alias Kolor alias Engaranggo Wonda (27), Derius Wanimbo alias Rambo Tolikara (30), AW (18), MW (20), NT (16) istri Rambo Wonda.

Briptu Tanggam Jikwa (27) pun akhirnya digolongkan sebagai bagian dari anggota kelompok kriminal bersenjata itu.

Enam orang anggota kelompok sipil bersenjata termasuk seorang anggota polri itu ditangkap di Wamena, Selasa (21/10) sekitar pukul 10.05 WIT, oleh tim khusus Polda Papua, dibantu satuan TNI.

Ancaman Pascapenangkapan lima orang anggota KSB/GSB/KKB itu, mencuat ancaman mengerikan dari rekan-rekannya yang juga pentolan OPM yang masih berkeliaran bebas, seperti Purom Wenda dan Enden Wanimbo.

Dua orang pimpinan OPM itu mengancam akan menembaki semua orang yang dianggap pro-Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan ancaman tersebut disampaikan melalui media massa tertentu.

Menanggapi ancaman tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo mengatakan bahwa ancaman tersebut menggambarkan bahwa kelompok pengancam itu menunjukkan sikap jauh dari pejuang kemerdekaan, sekaligus menggambarkan bukti sebagai kelompok kriminal bersenjata.

"Mereka bukan pejuang kemerdekaan tapi betul betul kelompok kriminal bersenjata yang kerjanya hanya main teror untuk mendapatkan uang dari pejabat pemerintah, rakyat kecil, pengusaha dan lainnya," ujarnya.

Apalagi, kata Pudjo, kelompok itu telah seringkali membunuh sembarang orang.

"Tentu kasus-kasus penembakan dan pembunuhan yang mereka lakukan harus di pertanggungjawabkan di muka hukum. Kami Polri dan TNI pasti akan menangkap mereka mereka bukan seperti yang diklaim sebagai pejuang rakyat, tapi peneror rakyat, bukannya pembela rakyat tapi menekan rakyat," tuturnya.

Oleh karena itu, Pudjo memastikan bahwa TNI dan Polri akan menjamin keselamatan rakyat di Wamena, Tolikara, Lanny Jaya, Puncak, Puncak Jaya dan daerah lain di Papua, dari ancaman kelompok tersebut.

Jika polri dan TNI telah bertekad memberi rasa aman bagi warga di Papua, maka jangan lagi ada oknum polisi maupun tentara yang berjualan amunisi. Penindakan hukum tentu berlaku bagi semua pihak yang terindikasi bersalah.

 

Analisa Masalah :

            Sebagai mana yang kita telah ketahui selama OPM atau Organisasi Papua Merdeka merupakan Organisasi yang bisa dikatakan Kontra-NKRI. Dimana mereka meng-klaim sebagai pejuang, tetapi malah mengancam warga-warga sipil disekitar mereka. Dari berita di atas ada 3 oknum TNI/POLRI yang membisniskan amunisi peluru ( yang baru di ketahui saja) ke Organisasi tersebut. Sebagai seorang TNI/PORLI, seharusnya mereka menjaga kedamaian yang ada diwilayah NKRI, maka dari itu penjualan amunisi kepada pihak-pihak tersebut bukanlah hal yang baik. Sebagai anggota TNI/POLRI, seharurnya tidak mementingkan diri sendiri.

 

Solusi Masalah :

            Menurut saya TNI/PORLI haruslah lebih memperketat pendataan tiap-tiap amunisi atau persenjataan yang masuk ataupun keluar, dan juga perlunya kesadaran dari tiap anggota-anggota TNI/POLRI atas kewajiban-kewajiban mereka dalam mempertahankan kedaimaian Negara, bukan menjadi oknum dari pihak-pihak tersebut. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO.34  TAHUN  2004 TENTANG TENTARA NASIONAL INDONESIA, bahwa “Tentara Nasional Indonesia sebagai alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, bertugas melaksanakan kebijakan pertahanan negara untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi keselamatan bangsa, menjalankan operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang, serta ikut secara aktif dalam tugas pemeliharaan perdamaian regional dan internasional”.

            Seperti apa yang dikatakan oleh Bapak Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo, "Mereka bukan pejuang kemerdekaan tapi betul betul kelompok kriminal bersenjata yang kerjanya hanya main teror untuk mendapatkan uang dari pejabat pemerintah, rakyat kecil, pengusaha dan lainnya,".

            Lalu kepada Kepala POLRI/TNI di wilayah tersebut berikan sanksi yang sesuai untuk mereka yang tidak menyadari kewajiban mereka menjaga perdamaian di wilayah NKRI. Bayangkan jika kita simpulkan bahwa 1 atau 2 buah peluru adalah 1 nyawa warga sipil NKRI, mungkin jika amunisi itu tidak tersebar kita dapat menyelamatkan berpuluh-puluh warga sipil.

 

            Sekian dari saya, semoga artikel ini bermanfaat. Artikel ini di angkat dari fakta dan opini di media massa. Terima kasih atas perhatianya.

 

SUMBER :
            Merdeka.COM

 - http://www.merdeka.com/peristiwa/ketika-anggota-tni-dan-polisi-jual-amunisi-ke-pendukung-opm.html
 - http://www.merdeka.com/peristiwa/ketika-anggota-tni-dan-polisi-jual-amunisi-ke-pendukung-opm-splitnews-3.html

 

Sunday, July 6, 2014

Manusia dan Harapan ( Review )

1.     Pengetian Harapan

            Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai ,memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada TUHAN.

            Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat 2 dorongan,yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup.terkait dengan kebutuhan manusia tersebut , abraham maslow mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan manusia, yaitu;

 1. harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup
 2. harapan untuk memperoleh keamanan
 3. hak untuk mencintai dan dicintai
 4. harapan diterima lingkungan
 5. harapan memperoleh perwujudan cita-cita

 

2.     Pengetian Kepercayaan

            Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.

Dasar kepercayaan ialah kebenaran dan sumber kebenaran adalah manusia. TIGA TEORI KEBENARAN sebagai berikut :

            Teori koherensi atau konsistensi yaitu suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi atau konsistensi dengan pernyataan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar

            Teori korespondensi yaitu suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berkorespondensi dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut

            Teori pragmatis yaitu kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.

            Menurut Aristoteles, kehidupan ini berasal dari generatio spontanea, artinya kehidupan itu terjadi dengan sendirinya. Aristoteles pada zamannya belum sampai pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang ada di bumi dan jagad raya ini berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Jenis – Jenis Kepercayaan.

Ada jenis pengetahuan yang dimiliki seseorang, bukan karena hasil penyelidikan sendiri, melainkan karena diterima orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang itu dipercaya. Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberikan Tuhan, baik langsung atau tidak langsung kepada manusia. Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :

1. Kepercayaan Pada Diri Sendiri

            Kepercayaan kepada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya kepada diri sendiri pada hakekatnya adalah kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Kepercayaan Kepada Orang Lain

            Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya kepada terhadap kata hatinya, atau terhadap kebenarannya. Karena ada ucapan yang berbunyi ” orang dipercaya karena ucapannya”.

3. Kepercayaan Kepada Tuhan

            Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan itu amat penting karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan manusia dengan Tuhannya. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran adanya Tuhan. Oleh karena itu, jika manusia ingin memohon pertolongan kepadaNya, maka manusia harus percaya kepada Tuhan.

 

3.     KESIMPULAN

            Manusia adalah ciptaaan tuhan yang paling sempurna, yang dibekali akal pikiran yang logis dan juga perasaan. Dari perasaan jika kita ingin berbicara masa depan pasti akan timbul harapan. Harapan merupakan keinginan yang akan kita capai di masa depan. Harapan itu dapat beruapa cita-cita, keinginan, hal hal yang ingin anda lakukan, dalam cinta pun ada harapan. Untuk mencapai keinginan tersebut pastilah kita akan berusaha sekuat mungkin untuk mencapai harapan tersebut, setelah mencapai harapan tersebut pastilah ada rasa kesenagan tersendiri didalam hati.

            Dalam mencapai harapan tersebut pastilah harus ada usaha dan juga doa. Dimana untuk mencapai harapan usaha kita itu sangat berpengaruh sampai 99,9% untuk cita-cita  dan 0,1% ini adalah hal yang di restui oleh TUHAN. Tapi walaupun hanya berkisar 0,1%, perestase hal ini sangatlah mutlak, jika Tuhan berkehendak maka akan terjadilah, jika Tuhan berkata lain. Maka Tuhan akan menggantinya dengan hal lain. Tuhan akan memberikan hal yang anda butuhkan, bukan yang anda inginkan.

            Lalu kepercayaan, untuk mencapai harapan harus lah ada kepercayaan. Terutama kepercayaan pada diri sendiri. Kita harus percaya bahwa semua usaha yang akan kita lakukan pada saat ini takkan sia sia pada masa depan nanti. Maka jika kepercayaan itu sudah tertanam pada diri kita, hal apapun yang akan menghampiri kita di masa depan walau badai sekalipun kita akan kuat untuk menghadapinya. Dari kepercayaan timbul percaya diri, dari percaya diri timbul kekuatan untuk maju dimasa depan.

 


4.      MIND MAP 

 

5.     Referensi

            Makalah Kelompok 10 (Manusia dan Harapan), 1KA32, Universitas Gunadarma