Universitas Gunadarma

Universitas yang berbasis ilmu komputer dan teknologi informasi.

BAAK Gunadarma

Biro administrasi akademik dan kemahasiswaan di Universitas Gunadarma.

Wata Warga Universitas Gunadarma

Warta Warga adalah “UG Student Journalism” merupakan media publikasi berupa tulisan-tulisan dari mahasiswa UG yang dapat diunggah (upload) dari account UG Studentsite.

UGpedia

UGPEDIA merupakan suatu wadah sumbangsih bagi civitas akademika khususnya dan bagi masyarakat umumnya, disini anda dapat mencari dan memberi arah informasi yang berkaitan dengan Universitas Gunadarma, mulai dari pendaftaran, perkuliahan, alumni, prosedur-prosedur, fasilitas serta hal-hal yang berhubungan dengan istilah yang sering ditemui di lingkup pendidikan universitas.

Library Gunadarma

Perpustakaan Online Gundarma.

Pages

Showing posts with label Tulisan ISD. Show all posts
Showing posts with label Tulisan ISD. Show all posts

Tuesday, January 7, 2014

Prasangka Diskriminasi dan Etnosentisme ( Tulisan )

             Prasangka adalah segala sesuatu yang berupa keputusan yang belum diketahui faktanya relavan menjadi obyek. Prasangka hal yan tidak etis, banyak manusia berprasangka dengan sendiri-sendri tanpa tau apa itu benar atau tidak. Mereka hanya mengira-ngira apa yang akan terjadi selanjutnya.

John E. Farley mengklasifikasikan prasangka ke dalam tiga kategori, yaitu :

 -  Prasangka kognitif, merujuk pada apa yang dianggap benar.
 -  Prasangka afektif, merujuk pada apa yang disukai dan tidak disukai.
 -  Prasangka konatif, merujuk pada bagaimana kecenderungan seseorang dalam bertindak.

            Diskriminasi merujuk kepada perlakuan yang tak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan yang lain.

                Etnosentrisme adalah sikap atau pandangan yg berpangkal pd masyarakat dan kebudayaan sendiri, biasanya disertai dng sikap dan pandangan yg meremehkan masyarakat dan kebudayaan lain. Sikap ini perlunya harus di jauhi, kenapa ? karena membuat kita memandang orang dengan sebelah mata, dan tak mementingkam omongan orang lain entah benar ataupun salah.

            Saya ingat ketika pengalaman saya waktu itu. Waktu itu saya sedang liburan sekolah dan saya bersama keluarga pergi ke kampung halaman. Waktu itu saya berangkat dengan naik kapal laut. Karena kapal laut ini memiliki 3 tujuan, Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Pastilah di dalamanya terdapat 3 suku dan ras seseorang.

            Waktu itu suasana nya sangat asri, nyaman, tentram, pokoknya sangat nyaman dah hahaha. Saling bergotong royong dan juga asik untuk mengajak mereka dalam bercakap-cakap walaupun gaya bahasanya agak berbeda beda.

            Tetapi dalam keadaan tersebut, entah kenapa di dalam benak saya ada yang ganjil. Awalnya saya tidak mengerti, dan setelah beberapa hari saja ( karena di kapal memerlukan 3 hari ) saya akhirnya sedikit mengerti. Walaupun mereka sangat baik atau ramah, tetapi ada yang ganjil. Yaitu mereka terkadang memilih milih orang untuk membantu, entah mungkin karena baru kenal jadi mereka ingin berhati-hati atau mereka memilih milih adat dan suku yang sama ?, saya pun tak tahu menahu. Dan saya mengakui hal yang saya lakukan itu adalah prasangka, entah itu prasangka yang bersifat positif ataupun bersifat negatif.

            Tiap mereka melakukan sesuatu, selalu saja memilih milih. Bukankah kita manusia ini diciptakan sebagai seorang makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain ? lalu kenapa harus memilih-milih ? dan juga bukankah kita itu hidup dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, yang berarti “Berbeda-beda Tetapi Tetap Satu Jua”, lalu kenapa harus begitu pula ?,

            Dan itulah yang ada di Indonesia ini, tetapi menurut saya sih masih tidak keterlaluan. Setidak-tidaknya kan mereka saling membantu sama lain dan terlebih lagi kita kan mempunyai beribu-ribu ras suku bangsa dan alhamdulillah lah, kita masih saling berinteraksi dengan yang lain. Bukankah lebih baik toh dari negara lain hehehe..

            Oh iya, di dalam kapal juga di bagikan kasur untuk tidur, yaa kan namanya juga kapal penumpang. Tetapi anehnya kenapa awak kapal itu memberi tarif tiap megambil kasur yah ?, bukankah kalau kita sudah membayar tiket untuk berpergian, maka tidak akan di pungut biaya apapun lagi, ujar ayah saya karena saya bekerja di pelabuhan. Dan waktu itu ayah tak sengaja membawa kartu pengenal di pelabuhan tempat ayah saya bekerja, lalu ayah  datang ke awak. Awaknya memberikan kasur ke ayah saya, tetapi anehnya tidak membayar ! hahaha mungkin awak itu takut kalau nanti di bilangin ke pengurusnya. Dan seketika itu pula pembagian kasur untuk tidur pun di gratiskan.

            Kalau melihat cerita awak di atas lucu juga sih, tetapi apa yang dilakukan oleh awak kapal itu tidak di perbolehkan. Yaa kan kita sudah membayar karcis, masa ia kita harus bayar kasur lagi. Kata orang TEKOR dong Bandar hahaha.

            Nah kalo contoh dari sikap etnotrisme itu seperti contoh, ketika salah satu ras di Indonesia mengatakan bahwa budayanya lebih baik dari siapapun dan tak mau mendengarkan apa pendapat dari budaya lain, dan selalu saja mengatakan bahwa budayanya itu paling sempurna dan paling benar.

            Sikap seperti itu harus kita lenyapkan jauh jauh dari negara kita, karena negara kita ini mempunyai beribu budaya, jikalau setiap budaya bersikap seperti itu, mungkin bisa saja hancur negara ini. Jadi sikap itu tak patut di simpan di negara ini. Bukankah telah tercantum dalam sila ke 2 dari Pancasila, yaitu “Kemanusiaan Yang Beradab”. Nah dari tiga kata itu saja kita sudah mengetahui apa yang harus di lakukan bangsa ini. Bangsa ini adalah bangsa yang berdiri dengan semangat perjuangan bersama, dan jangan sampai hal-hal kecil bisa meruntuhkan negara ini.

            Jadi kesimpulan dari postingan saya kali ini adalah, hidup ini indah jika kita saling mengargai, saling menghormati, dan juga saling memaafkan. Karena dengan hal-hal tersebut maka negara ini akan menjadi kuat dan kokoh seperti semboyan “BERSATU KITA TEGUH, BERCARAI KITA RUNTUH”.

Sunday, January 5, 2014

Agama dan Masyarakat (Tulisan)

             Sebelum itu kita harus tahu terlebih dahulu apa itu agama dan apa itu masyarakat. Apa pengertian agama itu? berikut ini artikel penjelasan tentang pengertian agama, definisi dan artinya. Istilah agama berasal dari bahasa sanskerta yaitu "A" yang berati tidak, dan "GAMA" berarti kacau. Sehingga jika digabungkan "agama" berarti tidak kacau. Atau dengan kata lain suatu keteraturan peraturan untuk mencapai kehidupan ke arah dan tujuan tertentu. Jika dilihat dari sudut pandang sosiologi agama adalah suatu tindakan pada sistem sosial yang terdapat pada diri seseorang tentang kepercayaan terhadap kekuatan tertentu serta mempunyai fungsi untuk perlindungan dirinya dan orang lain.

            Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

            Agama dan Masyarakat, seperti ikatan kuat yang tidak dapat di pisahkan. Yaa namanya juga masyarakat. Masyarakat pasti mempunyai agama nya masing masing toh. Agama itu sangat lah berguna untuk kehidupan bermasyarakat apalagi dalam hubungan sosial. Dimana agama itu akan mengatur segala hal di dalamnya, seperti :

-          Mengatur tata cara kesopanan manusia dalam menghadapi orang yang lebih muda ataupun lebih tua.

-          Mengahapi setiap masalah yang berhubungan dengan masyarakat

-          Tata cara dalam menyampaikan pendapat yang baik dan benar

-          Dan mengatur semua kehidupan manusia yang ada di dalamnya

 

            Jadi agama itu sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, jikalau tidak agama pasti dunia ini kan menjadi pecah dan tak ada kedamaian lagi di dunia ini. Yang hanya adalah kebencian dan rasa dendam, dan hal hal lain yang bersifat negatif. Jadi agama itu sangat penting untuk menjaga kedamaian di dunia ini.

 

            Jika manusia memiliki pemahaman yang dalam tentang agama, pasti dunia ini sangatlah damai. Seperti waktu saya ingat, ketika tetangga di rumah saya yang lama dulu. Di Tg.Priok, di sana bermacam-macam agama saling bersosialisasi, mereka tidak pernah melakukan hal hal sara (menghujat agama lain), mereka selalu hidup rukun semestinya seperti tetangga tetangga yang tentram tiap masalah selalu di hadapi dengan senyuman. Jika pun ada tetangga yang bertenggkar pastilah ada saja yang membantu untuk mencairkan suasana dan mendamaikan tali silaturahmi yang putus itu.

 

            Dan yang paling saya ingat itu ketika mereka saling menghargai tiap-tiap acara keagamaan yang di jalani agama masing. Dan mereka juga saling menghargai hari rayanya masing-masing, dulu itu saya masih kecil. Dan tidak terlalu mengerti apa sikap positif dari kelalukan mereka, dan saya kira dulu manusia ini agamanya sama seperti saya hahahaha...

 

            Tetapi setelah saya mengerti, sungguh indah jikalau kita saling menghargai tiap-tiap agama lain. Yaa kalau di agamaku, kita di diberitahukan untuk tidak mengganggu agama-agama lain. “Hidupku hidupku agamaku agamaku”. Tetapi saya yakin agama lain juga pasti mengajarkan seperti itu, yaa bukankah agama itu bertujuan untuk mencari kedamaian ??.

 

            Lain halnya jika kita hidup tak punya agama, saling mencela saling mencaci maki. Saling menfitnah. Sungguh dunia ini tidak akan tentram. Mungkin tidak akan adanya larangan untuk membunuh atau larangan untuk saling menyakiti. Perang akan ada dimana-mana, dan alhasil dunia ini akan hancur lebur dan tidak akan adanya peri kemanusiaan.

 

            Ada beberapa manfaat dari agama yaitu :

1. Dapat menjadikan manusia sebagai manusia yang tawakal, saling menghargai, saling tolong
    menolong. Terlebih jika manusia itu tertimpa musibah atau kesulitan.

2. Dapat menjadikan manusia sebagai manusia yang berjiwa besar dan tidak dapat ditundukan
    oleh siapapun.

3. Dapat mendidik manusia berani menegakkan kebenaran dan takut untuk melakukankesalahan.

4. Dapat membuat manusia berkembang untuk selalu menjadi orang-orang yang baik, rendah
    hati, dan selalu menjaga sopan santunnya.
5. Menjauhkan manusia dari rasa dengki, sombong, riya dan lain lain yang bisa menjadi penyakit
    hati.

 

            Jadi Kesimpulannya adalah, agama ini sangat penting bagi manusia dan semuanya. Mungkin harta dapat di cari tetapi akhlak itu tak dapat dibeli oleh siapapun. Dan akhlak yang baik itu akan timbul jika kita dapat belajar dan memahami setiap apa yang terkandung di dalam agama yang kita anut, karena agama adalah pedoman yang di turunkan TUHAN untuk kita para manusia agar tidak melewati jalan yang penuh dengan kesesatan.

 

            Agama merupakan fitrah manusia yang senantiasa membutuhkan agama untuk menentramkan jiwa manusia serta agama bermanfaat untuk membersihkan hati dan jiwa manusiasehingga menjasi manusia yang berbudi karena agama mengajarkan kebaikan kepada umatnya.

 

Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan (Tulisan)

            Ilmu pengetahuan merupakan hal yang tak bisa di tentukan oleh kata-kata, mungkin hanya ada di benak dan akan terlihat jika kita keluarkan hasilnya. Dan teknologi adalah merupakan hasil dari ilmu pengetahuan. Lalu kemiskinan, kemiskinan merupakan suatu hal yang dimana kita tidak cukup untuk membeli kebutuhan primer.

            Lalu apa hubungannya Ilmu pengetahuan, teknologi, dan kemiskinan. Jikalau dilihat dari pengertian diatas pastilah ilmu pengetahuan selalu menghasilkan teknologi yang bertujuan untuk mempermudah manusia dalam melakukan segala hal. Lalu apa hubungannya dengan kemiskinan ?, teknologi merupakan hal yang dapat diperjual belikan di negara-negara lain, bahkan keuntungannya bisa melebihi hal standart, nah dari keuntungan tersebut bisa saja kita mengurangi angka kemiskinan di jagat raya ini. Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berperan untuk memberantas kemiskinan.

            Suatu hari di hari yang cerah dan penuh dengan kecerianan ini, di saat semua keluarga sedang berkumpul saya berfikir, kenapa kita tidak mengadakan liburan bersama keluarga. Saya lalu berbincang dengan ayah saya :

            “yah, sekrang kan liburan. Kenapa ga jalan aja !”
            “boleh tuh, tapi kemana ?”
            “ke ragunan aja !” (adik pertama saya berceletuk)
            “enggak ah bosen !” (adik kedua saya berceletuk lagi)

            Lalu saya berfikir, liburan mana yang asik dan juga bermanfaat. Saya binggung harus kemana, lalu terlintas saja di pikiran saya untuk pergi ke TMII (Taman Mini Indonesia Indah), yaitu ke Museum PP-IPTEK. Bukankah itu tepat yang asik untuk liburan, sekalian membuka wawasan adik-adik saya.

            “ke TMII aja yah !”
            “TMII kan luas, kemananya ?”
            “ke Museum PP-IPTEK, yang tempat peragaan teknologi pas  fuad kecil dulu”
            “oh yaudah bagus juga,”

            Karena adik adik saya berdiam diri saja, yaudah langsung saja siap-siap dan langsung pergi ke tempat itu. Awalnya mereka tidak mau dan katanya membosankan, tetapi dari pada tempat yang lain yang sudah membosankan, lebih baik mereka ikut saja.

            Yaaa lumayan lah, sekalian membuka wawasan untuk adik ku yang paling bungsu, tempat rekreasi itu juga tidak terlalu jauh dari rumah dan suasana di sana juga asik. Sudah itu biaya rekreasi juga kan tidak terlalu mahal hahahah !!...

            Oh iya saya ingin cerita sedikit saja sejarah museum ini, Awal mulanya pada tahun 1984 Menristek Prof.Dr.B.J.Habbie mengusulkan mengenai suatu pembangunan pusat science atau science center yang kemudian dengan jangka waktu ±7 tahun Museum Iptek yang berada di TMII ini diresmikan pada tanggal 20 April 1991. PP-IPTEK diresmikan oleh Presiden Soeharto di gedung Terminal B Skylift-TMII. PP-IPTEK menempati gedung permanen pada tanggal 10 November 1995, yang berlokasi di poros utama kompleks TMII menghadap Plaza Perdamaian Monumen KTT Non-Blok. Filosofi konsep desain bangunannya futuristic, menjelajah tanpa batas, dengan luas bangunan 24.000 m2 dan luas area 42.300 m2.

            Sesampai di sana awalnya sih adik saya masih mengambek karna hal yang tadi, tetapi lama lama juga dia asik sendiri. Ketika kita memasuki halaman Museum ini dari kejauhan kita akan di sambut oleh sebuah sculpture yang senada dengan kubah pada bangunan ini. Sculpture ini merupakan simbol dari Museum Iptek yang tampak seperti garis-garis berpilin. Lalu ketika saya masuk ke dalam gedung saya melihat sepeda yang bisa berjalan di tali, jadi ingat pas ketika saya umur lima tahun, saya ingin iseng-iseng naik itu. Awalnya hanya ingin berfoto, lalu ada salah satu teman saya yang mendorong sepedanya nya sampai ketengah-tengah. Hal itu membuat saya panik, walaupun di bawahnya ada jarin-jaring sih, tetapi kan tetap saja horror. Namanya juga anak umur 5 tahun hahaha.. tapi pada saat itu saya lalu mengayunkan saja sepeda seperti naik biasanya, lalu teman saya pun yang tadi mendorong saya sedikit takjub hahahah. Ya karna awalnya itu tidak ada yang berani, jadinya mereka takjub gitu liat saya hahah..

            Oh iya, di museum PP-iptek juga ada hal hal yang menarik, dari kita melihat kasur dari paku, ( tenang aja ga sakit kok tidur di atas paku ), karena paku-pakunya sangat sejajar dan juga jauh antara paku dan paku lainnya sangat pas lahh... jadi kalo di simpulkan kita tidak akan terkena ujung paku yang tajam karena ujungnya di sejajarkan dengan paku-paku lainnya.

            Jadi, teknologi itu bukan suatu hal yang membosankan, tetapi juga suaut hal yang dapat kita kembangkan menjadi hiburan yang amat asik. Jika saya berpendapat, teknologi merupakan hal yang paling pokok untuk saat ini, dimana di masa yang akan datang teknologi mungkin dapat menguasai segala bidang, apapun yang kita kerjakan pasti membutuhkan teknologi.

            Tetapi tetap teknologi mempunyai dampak buruk yang menjadikan manusia menjadi manusia yang malas, atau mager (malas gerak). Ya kenapa ga kaya begitu ? kan teknologi juga diciptakan untuk mempermudah setiap pekerjaan manusia, yaa bisa saja di tahun-tahun yang akan datang berjalan saja manusia sudah malas, karena ada teknologi yang dapat berjalan dengan sendirinya. Jadi kita harus meminimalisir dampak dampak dari teknologi itu sendiri, jangan sampai teknologi itu mengendalikan kita, jadi harusnya kitalah manusia yang harus mengendalikan teknologi

Masyarakat Perdesaan dan Masyarakat Perkotaan (Tulisan)

            Jika kita membicarakan masyarakat perdesaan dan masyarakat perkotaan, pastilah dibenak ini akan tersirat berbagai macam perbedaan. Entah dari sikap, penampilan, tata cara kehidupan, kegiatan mereka sehari hari, dan juga norma norma mereka. Disini saya ingin menceritakan halnya tulisan, yaitu tentang masyarakat perkotaan dan masyarakat perdesaan.

Kata Beberapa ciri sifat yang menonjola pada masyarakat perkotaan :

1. Biasanya orang kota itu kehidupan atau pembelajarannya kurang, dikarenakan mereka itu  
    sangat sibuk dengan kehidupan duniawi mereka sendiri – sendiri.
2. Rata-rata orang kota biasa mengurus diri nya sendiri dari pada mengurus urusan orang lain.
3. Pembagian kerja warga kota lebih tegas dan emiliki batas-batas yang nyata.
4. Kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan lebih besar.
5. Jalan pikiran lebih rasional ( ditinjau berdasarkan faktor kepentingan ).
6. Pembagian waktu di kota sangat teliti dan penting.
7. Sifat perubahan sosial di kota lebih cepat, karena di kota lebih terbuka dan pengaruh-
    pengaruhnya lebih besar.

Beberapa ciri menonjol dari masyarakat perdesaan yaitu :

1. Masyarakat perdesaan lebih ramah dan tamah
2. Sifat untuk menghargai orang lain lebih terlihat
3. Kehidupan yang lebih kekeluargaan
4. Rata mata pencariannya adalah sama.
5. Penghasilannya tidak terlalu besar.

Perbedaan Masyarakat Perdesaan dengan Masyarakat Perkotaan

1. Jumlah dan kepadatan penduduk
2. Lingkungan hidup
3. Mata pencaharian
4. Corak kehidupan sosial
5. Stratifikasi sosial
6. Mobilitas sosial
7. Pola interaksi sosial
8. Solidaritas sosial
9. Kedudukan dalam hierarki administrasi nasional

            Masyarakat kota biasa halnya memiliki hal hal yang berbau negatif jika banyak orang bilang, yaitu sifat mereka yang tidak mau tau menau terhadap urusan orang lain, selalu bersikap homogen, dan kurangnya etika mereka dalam kehidupan sehari-hari, apalagi pendidikan keagamaan mereka. Di samping karena kehidupan mereka yang keras dan harus bisa memanfaatkan waktu yang sebaik mungkin. Lain halnya dengan masyarakat perdesaan, mereka orang yang yang ramah tamah, saling tolong menolong, walaupun kehidupan mereka sulit untuk mengais hidup tetapi suasaan di pedesaan itu sangat asri oleh orang-orang yang di sekitarnya.

            Namun menurut saya belum tentu begitu, ya kalau di bilang memang ia sih rata-rata orang perkotaan seperti itu dan orang perdesaan begitu pula. Namun itu belum tentu menjadi patokan, karena semua itu tergantung dari bagaimana pola pikir mereka berkembang, bagaimana didikan orang tua mereka terhadap mereka, dan seberapa jauh juga keimanan mereka dalam menjalani hidup ini.

            Saya memiliki saudara di desa yang kerjaannya selalu saja mengupdate tentang kehidupan artist di jejaring sosial, saya binggung dengan dia. Semakin saya berikan penjelasan semakin menjadi-jadi. Menurut saya hal hal yang di sebut fans itu tidak baik, disamping hanya membuang-buang waktu dan juga hal hal macam seperti itu tidak ada untungnya bagi kita. Boleh saja sih kita menjadi fans, tapi jika terlalu berlebihan itu juga tidak baik, bukan ?..

            Saya juga memiliki saudara yang berada di daerah perkotaan, tetapi setiap saya kesana rasanya saudara saya itu orang yang kalem dan sangat betah berada dirumah,, yaa karena dia perempuan siihh... tapi kalo dipikir-pikir jaman sekarang itu jarang sekari perempuan yang betah dirumah, masih menyempatkan diri mengaji di musollah, rajin belajar, dan tutur katanya pun lembut tak seperti kebanyakan orang kota lainnya, walaupun terkadang saya pikir ia sedikit cerewet sihhh hahaha ...

            Nah dari dua contoh itu bisa dikatakan bahwa masyarakat perdesaan dan masyarakat perkotaan tidak dapat disimpulkan secara mutlak memiiki kepribadian yang seperti itu. Mungkin saja itu karena pengaruh teman mereka, atau faktor dari dalam seperti keluarga, atau juga kurangnya pendidikan religi mereka tentang kehidupan beragama. Makan dari itu saya simpulakan Masyarakat Perkotaan dan Perdesaan bukanlah yang selalu di gambarkan oleh benak kita selama ini, tetapi mereka adah suatu hal yang sama. Cuma berbeda tempat kelahiran mereka.

Thursday, November 7, 2013

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat ( Tulisan )

            Sebelum bercerita, saya ingin menjelaskan tentang pelapisan sosial terlebih dahulu. Pelapisan sosial merupak sejumlah individu yang memiliki kedudukan yang sama menurut masyarakatnya, dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum. Dimana pelapisan sosial itu di hitung dari perbedaan hak, pengaruh dan kekuasaan.

Kesimpulan dari Pelapisan Sosial adalah pembagian golongan sosial :
            Pembagian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dari seluruh sistem sosial masyarakat kuno. Seperti kedudukan laki-laki di Jawa berbeda dengan kedudukan laki-laki di Minangkabau. Organisasi masyarakat primitif biasanya terbentuk dari berbagai bentk sebagai berikut.

            1. Adanya perbedaan berdasarkan jenis kelamin, umur dengan hak dan kewajiban

            2. Adannya kelompok pemimpin yang mempengaruhi hak-hak istimewa

            3. Adanya pemimpin yang saling berpengaruh

            4. Adanya orang-orang yang dikucilkan karena perbedaan kasta

            5. Adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri

            6. Adanya perbedaan ekonomi secara umum

            Disini saya akan ceritakan bagaimana pengalaman saya dan opini saya tentang pelapisan sosial. Dimulai ketika pada saat itu saya berliburan ke bali dengan ibu dan adik saya. Pada saat itu ada event dari kantor kerja ayah saya. Yang ber-eventkan pergi liburan ke bali. Tapi hanya boleh istri karyawan dan 2 orang anaknya. Berhubung saya adalah 3 bersaudara. Dan adik pertama saya pada saat itu sedang PKL ( Praktek Kerja Lapangan ). Pas sekali saat itu saya sedang tidak ada kerjaan, maka saya ikut saja dengan ibu saya berlibur ke bali.

            Di bali merupakan tanah indah, sungguh pemandangan yang menakjubkan. Di sana itu seperti kita sedang berada di luar negeri. Karena di daerah wisata di sana dekat yang dekat dengan penginapan itu, hampir dari ujung jalan ke ujung jalan tidak ada sekeping sampah berserakan. Sungguh pemandangan yang jarang sekali terjadi di negeri kita ini.

            Bali merupakan Wilayah Wisatawan, memang banyak sekali orang kulit putih ( Bule ) yang bertender di sana untuk sementara. Rata-rata dari mereka itu kebali hanya untuk menghitamkan kulit, berbanding terbalik sekali ya sama indonesia. Di indonesia rata rata ingin menjadi putih kuning lansat, tetapi orang luar negeri malah ingin menghitamkan kulit. Ya itu juga karna faktor cuaca di sana juga sih.

            Bali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Serangan.

 

            Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura.

            Sistem kasta Bali adalah suatu sistem organisasi sosial yang mirip dengan sistem kasta India. Akan tetapi, sistem kasta India jauh lebih rumit daripada Bali, dan hanya ada empat kasta dalam sistem kasta Bali.

Empat kasta Bali antara lain:

-          Sudra - petani, berjumlah sekitar 90 persen dari populasi Bali.

-          Wesias (Waisya) - kasta pedagang dan pegawai pemerintahan.

-          Satria (Kshatriya) - kasta prajurit, juga mencakup bangsawan dan raja.

-          Brahmana - pendeta

            Dan 4 kasta ini lah yang menjadi masalh kesenjangagan sosial dan pelapisan sosial. Dimana masyarakat harus membatasi pergaulan di antara empat kasta. Saya sih juga tidak tau mengapa harus dibedakan dengan empat kasta begini. Tetapi yang jelasnya, bukankah perbedaan kasta ini akan menjadi kesenjangan sosial. Dimana antara kasta dan kasta yang lain harus mempunyai batasan dalam pergaulan.

            Saya pun bertanya tanya dalam diri saya, apakah keuntungan dari pembagian kasta ? sebenarnya saya binggung. Hampir setiap orang yang saya tanya tidak tahu apa-apa. Saya cari-cari di Google pun tak ada yang memposting keuntungan dari pembagian kasta.

            Dan ternyata kasta itu mempunyai sejarah, dimana sebelum abad ke-14, kasta tidak dikenal di Bali/ Jawa. Penjajah Belanda, selama 350 tahun menguatkan sistem kasta karena ini sesuai dengan politik divide et impera – nya.

            Namun demikian dengan itu saya berfikir dan yakin bahwa kasta itu akan hilang ditelan jaman, karena masyrakat Hindu di bali akan pasti semakin terdidik oleh pengaruh globalisasi. Seperti halnya di Buleleng, dimana masyarakat disana tidak menganut sistem kasta lagi.


Namun demikian saya yakin lama-kelamaan sistem kasta akan hilang ditelan jaman, karena umat Hindu di Bali akan semakin terdidik, dan juga karena pengaruh globalisasi. Tetapi di samping itu , perlakukan orang-orang berkasta itu biasa-biasa saja. Hormati mereka berdasarkan inteligensi dan pengabdiannya kepada masyarakat. Bukan karena titel kebangsawanannya. Disamping itu kita juga tidak akan mungkin mengusik agama-agama orang lain, karena kita ini kan hidup harus saling menghargai. Dan saya minta maaf jikalau ada salah-salah kata yang tidak berkenan. Terima kasih.

 

WargaNegara dan Negara ( Tulisan )

Pengertian Negara Menurut Para Ahli 

Prof. Farid S.
            Negara adalah Suatu wilayah merdeka yang mendapat pengakuan negara lain serta memiliki kedaulatan.

Georg Jellinek
            Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu.

Georg Wilhelm Friedrich Hegel
            Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal

 Roelof Krannenburg
            Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri.

Roger H. Soltau
            Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.

Prof. R. Djokosoetono
            Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.

 Prof. Mr. Soenarko
            Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan.

 Aristoteles
            Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.

            Negara sebagai organisasi kekuasaan tertinggi, negara memiliki sifat-sifat yang harus melekat pada warga negara di yang bertempat tinggal di negara tersebut. Adapun sifat sifat negara :

 1. Sifatnya Memaksa, negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal
     agar tercapau ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi.

2. Sifat Monopili, artinya negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dari
     masyarakat.

3. Sifat Mencakuo semua, artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa
     kecuali.

            Sebagai suatu Negara yang sah, negara itu harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut.

-          Harus Lah Ada Wilayah
     Setiap Negara haruslah memiliki suatu negara tertentu. Dimana wilayah itu terdiri dari berbagai daratan, wilayah perairan dan wilayah udara. Disamping mempunyai wilayah, pastilah ada batasan wilayahnya. Batas-batas wilayah itu harus di dasari oleh Perjanjian Antar Negara.

-          Harus lah Ada Rakyatnya
     Syarat keduanya adalah rakyat. Yaitu orang yang bertempat tinggal di negara tersebut dan mengakui hukum di negara tersebut. Jadi Negara tidak akan berjalan jika negara tersebut tidak mempunyai rakyat. Rakyat sangat penting dalam syarat negara, karena jika negara itu punya hukum dan tidak ada rakyatnya. Maka kemanakah hukum itu berlaku.

-          Haruslah Ada Pemerintahannya
     Sebagai Suatu Organisasi, ,maka negara haruslah mempunya badan yang mengatur dan berwenang atas segala peraturan yang mengikat warganya, yang disebut pemerintahan. Pemerintah mmerupakan salah satu unsur penting dari negara. Tanpa pemerintah, maka negara ini tidak akan ada yang mengatur. Karena pemerintahan adalah roda negara, maka tidak akan mungkin suatu negara tanpa pemerintahan.

-          Haruslah Ada Tujuannya
     Sebuah negara bawasannya di bentuk untuk mencapai tujuan bersama. Dan tujuan negara adalah hal yang penting untuk negara. Karena negara juga dapat dikatan menjadi subuah alat untuk mencapai tujuan bersama-sama.


            Tujuan Negara Indonesia

            Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdapat dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 alinea keempat yaitu “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial …”.
            a. Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia
            b. Memajukan kesejahteraan umum
            c. Mencerdaskan kehidupan bangsa
            d. Ikut melaksanakan ketertiban dunia

-          Negara Harus Mempunyai Kedaulatan/Kemeredekaan
    
Kedaulatan merupakan unsur penting dari suatu negara, karena kedaulatan ini yang akan membedakan organisasi negara dan organisasi/perkumpulan lainnya. Kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi, yaitu kekuasaan yang agar memaksa seluruh rakyatnya untuk patuh terhadap kedaulatan tersebut.

Wednesday, November 6, 2013

Pemuda dan Sosialisasi ( Tulisan )

            Sebelum menceritakan apa itu pemuda, saya ingin membuka berita yang dimuat oleh muslimdaily.net pada tanggal 01 November 2013, sebagi berikut :

Aksi Momentum Kebangkitan Pemuda

            JAKARTA, muslimdaily.net - Bundaran Hotel Indonesia  (HI) dipadati oleh aksi para mahasiswi yang berasal dari gabungan Universitas seJabodetabek, di antaranya Mahasiswa UI,UIN,UNJ,IPB dan Universitas Tangerang yakni UMT,UNIS serta Universitas lainnya.

            Aksi gabungan yang dihadiri kurang lebihnya 700 mahasiswi, mengangkat tema yakni “Pemuda Islam bersatu, bongkar ilusi demokrasi !”. Tema yang diangkat ini berdasarkan fakta yang kini terjadi di tengah-tengah masyarakat baik di dalam maupun di luar Indonesia. Dan dalam aksi ini Mahasiswi akan bergabung untuk menyuarakan aspresiasi mereka sebagai generasi yang selalu diharapkan umat dalam mengemban nilai-nilai Islam.

            Dalam aksi Momentum kebangkitan Pemuda ini, menyuguhkan beberapa orasi yang salah satu oratornya adalah mahasiswa Intelektual dari STBA Tecnocrat Tangerang yakni Siti Amalia. Dalam orasinya yang menggunakan bahasa Inggris, Amalia menegaskan Bahwa “Democracy creates such an illusion to all its believers. Based on Human Right, whole people in this world have an equal right to obtain proper education, without exclusion or discrimination. However, the fact shows us that education cost  remain expensive.” 

            Menurut salah satu peserta aksi dan merupakan aktivis BEM dari Universitas Muhamadiyah Tangerang yakni Martini Pasha saat di wawancarai “ Demokrasi adalah sistem yang rusak, dengan domokrasi pemuda saat ini akan terus terpuruk pemikirannya. Dan hanya dengan Islam, kami dan teman-teman mahasiswi lainnya bisa bangkit. Hanya dengan Islam juga eksistensi kami sebagai pemudi  akan terjamin. Maka dari itu disini kami akan bersama membongkar ilusi Demokrasi.” Ujarnya.

            Kalau kita lihat, memanglah benar kalau demokrasi di negara indonesia ini makin lama makin terpuruk, bukan lah makin berkembang seperti yang kita inginkan. Yang di atas makin kaya, yang dibawah makin terpuruk. Itulah demokrasi indonesia, mereka yang mempunyai pangkat dan kedudukan tidak terlalu memikirkan apa yang mereka perjuangkan. Mereka sudah terlena dengan apa yang mereka punya dan asik mengambil uang rakyat. Lalu bagaimana kah agar demokrasi di indonesia ini tidak menjadi khayalan lagi ?. ini mungkin juga terjadi karena moral bangsa ini makin lama makin terpuruk, mereka hanya memikirkan keuntungannya sendiri tanpa mempedulikan orang yang didekatnya akan sengsara atau tidak.

1. Pemuda Adalah Generasi Bangsa Yang Perlu di Didik

            Pemuda adalah suau generasi yang dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan yang terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda adalah harapan dari suatu bangsa untuk menejadi generasi penerus yang lebih baik, generasi yang akan melanjutkan perjuangan bangsa dari generasi sebelumnnya, generasi yang harus memperjuangkan kemakmuran secara terus-menerus. Tanpa kenal lelah, tanpa kenal rintangan apa yang harus dihadapi, mereka adalah pemuda yang harus mencapai cita-citanya, cita cita bangsa nya, dan selalu ingin memakmurkan kesejahteraan demi semuanya.

            Sebelum menjadi pemuda yang mempunyai tingakat moral dan kemampuan yang tinggi. Pastilah pemuda itu harus terlebih dahulu di didik dan di latih.

            Generasi muda memiliki kecenderungan untuk bersikap antusias dalam menghadapi berbagai isu, baik yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan kehidupan mereka sehari-hari. Selain itu, idealisme yang terkandung dalam jiwa dan pikiran generasi muda memungkinkan generasi muda untuk memainkan peranan penting dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Karena sifatnya ini, generasi muda menjadi kelompok yang potensial untuk mendukung pembangunan.

            Dengan demikian, generasi muda perlu dilibatkan dalam setiap perencanaan pembangunan, sehingga pelayanan dapat lebih disesuaikan dengan sasaran yang ingin dicapai. Namun demikian, progresifitas generasi muda tidak hanya penting dalam kerangka pemberdayaan generasi muda, tapi juga memberikan kontribusi bagi penyiapan generasi selanjutnya, serta regenerasi kepemimpinan di masa mendatang.

            Generasi muda yang progresif di sisi lain di tandai dengan generasi muda yang mau untuk berfikir diluar “pakem” yang telah membudaya (think out the box), guna “menciptakan” atau sekedar eksplorasi guna menemukan hal-hal baru yang berguna bagi kehidupan umat manusia. Dengan kata lain, generasi muda yang progresif adalah generasi muda yang mampu dan dapat berfikir kritis dalam menghadapi realitas sosial politik yang sedang terjadi.

            Peran generasi muda juga menjadi penting bagi masa depan daerah-daerah yang pernah, misalnya, mengalami konflik. Sifat menghargai dan keterbukaan terhadap berbagai ide dan budaya dapat menjembatani beragam etnis, ras, kelompok-kelompok sosial dan politik. Dengan memanfaatkan potensi ini, diharapkan ada sebuah peluang untuk menciptakan masa depan yang lebih damai bagi generasi berikutnya.

Potensi-Potensi Generasi Muda

a) Idealisme dan daya kritis

b) Dinamika dan kreatifitas

c) Keberanian mengambil resiko

d) Optimis dan kegairahan semangat

e) Sikap kemandirian dan disiplin murni

f) Terdidik

g) Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan

h) Patriotisme dan nasionalisme

i) Dikap kesatria

j) Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi

 

Individu, Keluarga, Masyarakat ( Tulisan )

       Manusia sebagai makhluk individu, individu itu berasal dari kata latin yaitu “individuum” artinya yang tidak terbagi, maka kata individu sebutan yang digunakan untuk menyatakan satu kesatuan yang paling kecil dan terbatas, kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, istilah individu dalamkaitannya dengan pembicaraan mengenai keluarga dan masyarakat manusia, dapat pula diartikan sebagai manusia. Indi vidu memiliki suatu keperibadian yang berbeda, memiliki ciri khas yang berbeda, terkadang karna perbedaan itu sering terjadi konflik jika suatu individu tidak bisa menyesuaikan sikap atau tingkah laku dirinya bertentangan dengan peranan yang dituntut masyarakatnya.

            Keluarga (bahasa Sanskerta: "kulawarga"; "ras" dan "warga" yang berarti "anggota"). Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.

            Masyarakat adalah suatu istilah dalam kehidupan sehari-hati yang kita kenal seperti, masyarakat kota, masyarakat desa dan lain-lain. Dalam bahasa inggris dipaai istilah society yang berasal dari bahasa latin socious, yang berati “kawan” istilah masyaraat itu sendiri berasal dari akar kata arab yaitu syaraka yang berati “ikut serta, berpartisipasi”. Masyarakat merupaan sekumpulan manusia atau kesatuan, hidup manusia yang berinteraksimenurut suatu sitem adat istiadat tertentu yang bersifat continous., dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Masyarakat dinyatakan sebagai sekelompo manusia dalam suatu kebersamaan hidup dan dengan wawasan hidup yang bersifat kolektif. Yang menunjukan ketergantungan tingahlaku warganya guna memenuhi kebutuhan dan kepentingan masing -  masing. Meneliti kenyataan dilapangan,suatu masyarakat bisa berupa suatu suku bangsa, bisa juga berlatar belakang dari berbagai suku.

            Disini saya akan lebih membahas tentang keluarga. Keluarga adalah sekelompok individu yang bergantung dengan hubungan darah. Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.

            Keluarga memiliki beberapa jenis, yaitu keluarga inti. Yang terdiri dari suami, istri dan anak. Dan keluarga konjugal yang terdiri dari pasangan dewasa dan anak-anak mereka, dimana terdapat interaksi dari salah satu atau kedua belah pihak.

            Keluarga merupakan hal yang paling penting menurut saya, kenapa ? karena tanpanya keluarga kita tak akan bisa menjalani atau menghadapi masalah yang ada di depan kita. Kenapa ? karena belum tentu orang lain dapat mendengarkan keluh kesah kita, pastilah mereka lebih mementingkan kepentingan sendiri dari pada kepentingan kita. Mereka juga pasti mempunyai kehidupan yang harus mereka lebih prioritaskan.

 

            Dan peran keluarga disini adalah sangat lah penting, karena hanya mereka saja yang akan mendengarkan keluh kesahmu dan juga akan membantu setiap masalah yang akan kau hadapi sedemikian rupa. Contoh bila kalian mempunyai masalah, pastilah kalian lebih memilih bercerita dengan keluarga sendiri dari pada orang lain, kenapa ? karena kalian belum tentu menceritakan semua kejadian ataupun aib anda kepada orang lain. Lalu anda pasti terlebih dahulu bercerita kepada orang tua anda. Terutama kepada ibu, karena ibulah yang sangat mengerti bagaimana keadaan anda di rumah.

            Disini ibu berperan sebagai pengurus rumah tangga, yang mengasuh anak-anaknya hingga deawasa kelak, dan sebagai salah satu peranan sosial di dalam lingkungan masyarakatnya, selagi perlu terkadang ibu juga mencari nafkah tambahan untuk anak-anaknya. Ayah, ayah biasanya nya berperan sebagai pemimpin, tulang punggung keluarga, pelindung, dan pemberi rasa aman terhadap keluarganya. Dan anak anak lah yang melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan meningkatnya perkembangan fisik, mental, sosial, dan spritual.

            Pada dasarnya keluarga memiliki fungsi, yaitu

            Fungsi Pendidikan dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
            Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
            Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
            Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
            Fungsi Agama dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.
            Fungsi Ekonomi dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan, mengatur penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
            Fungsi Rekreatif dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga, seperti acara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dan lainnya.
            Fungsi Biologis dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya.
            Memberikan kasih sayang, perhatian, dan rasa aman di antara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.[4]

Penduduk, Masyarakat, dan Budaya (Tulisan)

            Manusia adalah makhluk sosial yang dimana mereka hidup harus membutuhkan orang lain. Dan mereka saling melalakukan timbal balik terhadap sesama dari mereka. Jika manusia hanya hidup sendiri-sendiri. Menurut saya mereka tidak akan bertahan hidup, karena sepintar-pintarnya orang dan sekaya-kayanya seseorang. Pasti suatu saat mereka membutuhkan orang lain yang ingin membantu mereka. Contoh halnya para pembisnis ataupun pemimpin perusahaan, perusahaan atau bisnis mereka tidak akan lancar jika mereka tidak punya karyawan yang membantu melancarkan bisnis mereka, sementara pekerja telah melakukan kemauan dari pembisnis. Pastilah mereka ingin mendapatkan timbal balik dari hasil kerja keras mereka. Yaitu Gaji atau upah kerja. Nah, maka dari itu manusia dikatakan sebagai makhluk sosial.

            Dari kata sosial saja kita sudah menduga, bahwa manusia di dunia ini tidak dapat hidup sendiri. Maka dari itu mereka lalu berkumpul di suatu wilayah, yang biasanya di sebut penduduk. Penduduk adalah orang yang menetap di suatu daerah tertentu dan terikat oleh hukum yang dimana orang itu menempati tempat tersebut. Misalnya bukti kewarganegaraan. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. Berbagai aspek perilaku menusia dipelajari dalam sosiologi, ekonomi, dan geografi. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran, yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonmi, seperti pengecer hingga pelanggan potensial.

            Budaya, Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

            Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan yang beragam. Dari sabang sampai marouke. Tiap provinsi saja kita memiliki beratus-ratus budaya. Dari kesenian, adat, tarian, upacara, sampai upacara yang sangat sakral. Sungguh indahnya negeri kita ini, jika di bandingkan dengan negara lain. Kita adalah negeri terkaya dalam soal kebudayaan, seharusnya kita berbangga hati. Bahkan di dunia saja mengakui kebudayaan kita, dan mereka sangat terkesan oleh negara kita. Bayangkan saja, kita memiliki lebih dari 10 ribu kebudayaan, tapi negeri kita masih tentram dan damai. Tak terlalu ada permusuhan antara beda ras, adat, bahkan warna kulit. Jika anda masih tidak percaya, coba anda bedakan dengan negara lain yang memiliki kebudayaan yang dapat di hitung jari, tapi mereka tidak terlalu akur dalam bersosialisasi.

            Disamping kelebihan dari ini, pasti ada kekurangan. Menurut pendapat saya penduduk indonesia tidak begitu bangga dengan kebudayaannya. Saya pun tak tau mengapa ? kalau dilihat dari kehidupan sehari-hari, coba saja anda ajak teman-teman anda biasanya nya di kalangan pemuda. Rata-rata rakyat indonesia ini lebih mengenal budaya luar dari pada budaya mereka sendiri. Apakah itu dikarenakan budaya yang tidak bisa berbaur dengan generasi muda atau generasi muda kah yang tidak bisa berbaur dengan kebudayaan indonesia itu ?.

            Dari semua itu, ada juga hal yang selalu saya tanyakan kepada bangsa ini. Dulu pernah ada berita (fakta/tidak) yang menyebutkan bahwa “Batik Diklaim Oleh Malaysia”,

            “Polemik pun muncul ketika batik diakui sebagai milik negara lain, Malaysia. batik diakui sebagai milik negara tetangga, pemerintah Indonesia pun mendaftarkan Batik ke dalam jajaran daftar representatif budaya tak benda warisan manusia UNESCO atau Representative List of Intangible Cultural Heritage-UNESCO.

            Untuk mendapat pengakuan refresentatif sebagai warisan budaya, proses yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia terbilang cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 dengan proses Nominasi Batik Indonesia ke UNESCO, yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada 9 Januari 2009 untuk diproses lebih lanjut. SUMBER OKEZONE “

            Dari berita di atas satu hal yang ada dibenak saya adalah, kemana saja negara ini ? ketika kebudayaan negara ini diklaim baru lah negara ini bergerak, dan mengakui kebudayaan ini. Sedangkan ketika kebudayaan ini tidak ada yang membajak negara ini hanya berdiam saja. Saya pun sangat prihatin dengan negara saya sendiri ini.

            Kalau di bahas tentang kepekaan masyarakat indonesia terhadap kebudayaan di indonesia ini tidak akan ada habisnya. Maka dari itu dari pada kita hanya membuka jahitan kembali lebih baik kita mencari solusi untuk ini semua.

            Upaya dalam melestarikan kebudayaan bangsa, ada beberapa orang yang menyatakan nya sebagai berikut,
            Menurut Edward B . Taylor kebudayaan didefinisikan sebagai kompleksitas yang meliputi kepercayaan, seni, moral, hukum, adat-istiadat (kebiasaan), dan segala bentuk kehidupan yang diperoleh dari anggota masyarakat. Kata kebudayaan berasal dari kata sansekerta buddhayah, ialah bentuk jamak dari kata “budi” atau “akal”. Maka kebudayaan dapat diartikan pula hal-hal yang bersangkutan dengan budi dan akal.

            Ada pendapat lain tentang asal kata kebudayaan yaitu bahwa kata itu berasal dari pengembangan majemuk kata budi-daya yang berarti “daya dari budi”, kekuatan dari pikiran. Sedang menurut Koentjaraningrat kebudayaan diartikan sebagai keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar, beserta keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu.

Tuesday, November 5, 2013

ISD Sebagi Salah Satu MKUD ( Tulisan )

            Saya adalah salah satu mahasiswa baru Universitas Gunadarma tahun ajaran 2013. Saya dari jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer Teknologi Informatika. Dan pertama kali saya masuk Universitas ini, adanya mata kuliah softskill. Yaitu mata kuliah yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan manusia yang lainnya, seperti sosialisasi, hubungan timbal balik, dan adanya kerjasama dan penalaran terhadap organisasi.

            Di tingkat 1, atau awal perkuliahan saya disugukan dengan mata kuliah ISD ( Ilmu Sosial Dasar ).  Ilmu Sosial Dasar merupakan mata kuliah yang digunakan oleh perguruan tinggi untuk membantu mahasiswa meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sosial. Ilmu Sosial Dasar ini termasuk kelompok kedua dari mata kuliah dasar umum, termasuk Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Alamiah Dasar. Ketiga mata kuliah di atas diberikan kepada semua mahasiswa dengan ketentuan bahwa mahasiswa bidang pengetahuan keahlian yang berada dalam ruang lingkup salah satu mata kuliah dasar tersebut tidak diwajibkan mengikuti mata kuliah dasar yang bersangkutan. Mata Kuliah Dasar Umum biasanya bertujuan untuk menciptakan sarjana yang memiliki kualifikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, memiliki wawasan luas, komprehensif dan moral budaya.

            Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang bertujuan untuk menjadikan mahasiswa yang mempunyai kepekaan terhadap lingkungan sosialnya dalam menghadapi masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yang tumbuh dalam masyarakat. Kedua, membantu kepribadian seorang mahasiswa agar mampu berperan di dalam anggota masyarakat, bangsa dan agama. Dan ketiga bertujuan agar mahasiswa diberikan kemampuan dasar supaya mahasiswa bisa berfikir seecara interdisipliner.

Tujuan pendidikan umum itu sendiri adalah sebagai berikut :

1. Mahasiswa  memiliki kesiapan untuk menekuni dunia keilmuan.

2. Mahasiswa mampu memahami berbagai konsep ilmu sosial yang akan digunakan sebagai
    instrumen memetakan segala problematika sosial kemasyarakatan.

3. Sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan
    sebagai anggota masyarakat dan bangsa serta agama.

4. Mamberikan pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara
     interdisipliner, dan mampu memahami pikiran para ahli sebagai ilmu pengetahuan, sehingga
     dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi.

            Sebagai salah satu mata kuliah umum, ISD bertujuan membantu kepekaan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas, dan cirri-cri kepribadian yang diharapkan dari setiap anggota golongan terpelajar Indonesia, khususnya berkenaan dengan sikap an tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lainnya, serta sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan.

            Kehidupan manusia sebagai mahluk sosial selalu dihadapkan kepada masalah sosial yang tdak dapat dipisahkan dalah kehudupan. Masalah sosial ini timbul sebagai akibat dari hubungannya dengan sesame manusia lainnya dan akibat tingkah lakunya.masalah sosial ini idaklah sama antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya karena adanya perbedaan dalam tingkat perkembangan kebudayaannya, serta sifat kependudukannya, dan keadaan lingkungan alamnya.

            Menurut Saya, Ilmu Sosial Dasar dan dan mata kuliah softskill lainnya sangat berguna untuk mahasiswa, kenapa ? karena rata-rata lulusan sarjana sekarang hanya memiliki kemampuan akademik yang terkadang kepribadian mereka tidak setara dengan tingkat pendidikan mereka. Sungguh sangat disayangkan jika para calon sarjana sekarang bersikap seperti itu, bukankah kita adalah calon orang yang memiliki kecendrukan kemampuan lebih dan memiliki pemikiran yang baik. Tapi mengapa kemampuan sosial kita terhadap masyarakat malah dibawah rata-rata.

            Maka dari itu mata kuliah softskill ini sangat bermanfaat, disamping untuk menjadikan calon mahasiswa yang cinta tanah air. Dan juga mata kuliah ini dapat mengembangkan pemikiran mahasiswa tentang kesenjangan sosial-sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita ini, dan yang terakhir ilmu ini juga sangat berarti di dunia kerja.  Karna dunia kerja bukannya hanya mau menerima perkerja yang memiliki kemampuan akademik. Kemampuan non akademik juga sangat diperlukan didunia kerja. Jika orang itu tidak memiliki kemampuan non akademik, pastinya dia tak terlalu untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain.

            Mata kuliah ini juga sangat berguna untuk mengembangkan wawasan yang luas, dimana didunia kerja juga sangat dibutuhkan pekerja yang berwawasan luas dan praktis. Dimana dia bisa menganalis setiap masalah dengan wawasan yang dimilikinya. Dan mencari akar permasalahan yang tepat untuk diselesaikan.